RSPAU Hardjolukito survei reakreditasi 2026 bersama KARS

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan Survei Reakreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) selama tiga hari, 11–13 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta membangun budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh lini pelayanan rumah sakit.

Rangkaian survei diawali dengan pembukaan secara daring pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pembukaan dihadiri secara langsung oleh Kapuskesau Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., sementara Tim Surveior KARS dan para tamu undangan mengikuti kegiatan secara daring.

Tim Surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit terdiri atas dr. Rikyanto, Sp.KK, M.Kes., FINSDV, FAADV, FISQua; drg. Jaka Supriyadi, M.Si., FISQua; serta Ns. Tri Yuni Rahmanto, SE., MPH., FISQua, CHAE, CHQP.

Turut hadir secara daring BPJS Kesehatan Kantor Cabang Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Waka RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Ka Akreditasi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, para perwira RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta seluruh pejuang akreditasi RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan dengan sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito. Selanjutnya, Ketua Tim Survei KARS menyampaikan sambutan sekaligus membuka pelaksanaan survei dan membacakan kode etik surveior KARS. Agenda kemudian dilanjutkan dengan presentasi Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito serta wawancara bersama pimpinan, pemilik/representasi pemilik, jajaran direksi, dan para kepala komite.
Pada hari pertama, survei dilaksanakan secara daring dengan agenda konfirmasi dokumen, termasuk klarifikasi terhadap dokumen yang telah ditelaah melalui SIDOKAR. Proses survei juga mencakup penilaian berbagai aspek tata kelola dan pelayanan rumah sakit, mulai dari peningkatan mutu, upaya keselamatan pasien, manajemen risiko, pelayanan pasien, rekam medis, pelayanan farmasi, edukasi, hingga manajemen sumber daya manusia.

Memasuki hari kedua, Rabu, 12 Agustus 2026, kegiatan survei dilaksanakan secara luring di lingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito. Tim Surveior melakukan telusur implementasi melalui metode observasi, simulasi, dan wawancara, termasuk penelusuran manajemen fasilitas serta berbagai unit pelayanan. Telusur mencakup rawat jalan, rawat inap, IGD, kamar operasi, unit pelayanan intensif, farmasi, hingga sejumlah unit pendukung lainnya.
Pada hari ketiga, Kamis, 13 Agustus 2026, rangkaian survei dilanjutkan dengan telusur ke berbagai unit pelayanan dan penunjang, di antaranya gizi dan dapur pengolahan, laboratorium dan UTD, laundry, hemodialisis, bank darah, pelayanan pengaduan, CSSD, radiologi, serta berbagai layanan lainnya. Tim Surveior juga melakukan telusur mutu dan manajemen risiko, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta simulasi code red, code blue, dan evakuasi.
Seluruh rangkaian survei kemudian diakhiri dengan penyusunan laporan penutup dan pertemuan penutupan di Garuda 1. Pertemuan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian Survei Reakreditasi KARS di RSPAU dr. S. Hardjolukito setelah seluruh proses telusur dan penilaian dilaksanakan.

Berakhirnya survei bukan menjadi akhir dari perjalanan peningkatan mutu, melainkan menjadi bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, dan humanis. Seluruh jajaran RSPAU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Surveior KARS atas proses survei, masukan, serta evaluasi yang diberikan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi seluruh pejuang akreditasi, RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap seluruh rangkaian proses dan ikhtiar yang telah dilakukan dapat memberikan hasil yang terbaik. Semoga kerja keras, kekompakan, dan komitmen seluruh civitas hospitalia dalam menjaga mutu dan keselamatan pasien menjadi bagian dari langkah RSPAU dr. S. Hardjolukito menuju Akreditasi Paripurna KARS 2026. Humas RSPAU


Tags: Berita

Humas RSPAU

Humas memiliki tugas untuk menyebarkan informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat baik melalui sosial media, website atau media apapun.

Komentar
Tinggalkan Komentar