Daftar Berita

RSPAU dr. S. Hardjolukito Selenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pelatihan Keselamatan Pasien bagi Poltekkes TNI AU Lanud Adisutjipto

Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta memperkuat budaya keselamatan pasien, RSPAU dr. S. Hardjolukito melalui Diklat menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pelatihan Keselamatan Pasien bagi sivitas akademika Poltekkes TNI AU Lanud Adisutjipto, Senin (20/7/26).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani kondisi kegawatdaruratan secara cepat dan tepat, sekaligus memahami pentingnya penerapan prinsip-prinsip keselamatan pasien dalam setiap pelayanan kesehatan.

Materi Bantuan Hidup Dasar disampaikan secara teori dan praktik, sehingga peserta dapat menguasai teknik pertolongan pertama pada henti jantung maupun henti napas sesuai standar yang berlaku. Sementara itu, pada sesi Keselamatan Pasien, peserta memperoleh pemahaman mengenai budaya keselamatan, pencegahan insiden, komunikasi efektif, serta upaya membangun pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam proses pembelajaran maupun praktik pelayanan kesehatan, sehingga dapat memberikan pertolongan yang cepat, tepat, dan aman serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Udara. Humas RSPAU

Menguatkan Pengabdian Melalui Doa, RSPAU Gelar Doa Bersama Peringati Hari Bakti TNI AU ke-79

Semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui kerja dan dedikasi, tetapi juga melalui doa yang dipanjatkan bersama. Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar doa bersama di Masjid At-Taqwa RSPAU, Senin (20/7), usai pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah.

Kegiatan yang diikuti oleh personel militer, ASN, serta civitas hospitalia RSPAU ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Doa bersama dipimpin oleh Ps. Kaurbinroh Subbagjabminkatmil & PNS Bagminpers RSPAU dr. S. Hardjolukito, Lettu Sus Gugup Mursidin.

Dalam lantunan doa yang dipanjatkan, seluruh peserta memohon kepada Allah SWT agar TNI Angkatan Udara senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Doa juga dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan TNI Angkatan Udara yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tak hanya itu, keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito turut memohon agar rumah sakit terus diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pelayanan kesehatan, menjadi institusi yang semakin profesional, unggul, dan humanis, serta senantiasa membawa manfaat bagi prajurit, keluarga besar TNI, dan masyarakat luas.

Momentum doa bersama ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap pengabdian terdapat harapan, kebersamaan, dan keikhlasan yang menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan terbaik. Sejalan dengan semangat Hari Bakti TNI AU ke-79, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat. Humas RSPAU.

Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Trauma, RSPAU Gelar Workshop ATLS Edisi ke-11

Keselamatan pasien selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan kesehatan, terutama pada kondisi trauma yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Untuk memastikan setiap tenaga medis memiliki kemampuan terbaik dalam menghadapi situasi tersebut, RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Workshop Advanced Trauma Life Support (ATLS) Student Course Edisi ke-11 pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan yang terselenggara bekerja sama dengan Konsorsium Trauma Indonesia (Kontrasia) Sub Divisi Yogyakarta ini secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kapuskesau) yang diwakili oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. Workshop diikuti oleh 34 dokter dari berbagai rumah sakit, instansi kesehatan, dan satuan TNI AU sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi penanganan pasien trauma sesuai standar internasional, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Workshop ATLS bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi, menilai, melakukan resusitasi, hingga mengelola pasien trauma secara aman, efektif, dan efisien. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang memadukan teori, diskusi kasus, simulasi, praktik keterampilan klinis (skill station), hingga evaluasi melalui ujian praktik dan tertulis.

Materi pelatihan disampaikan oleh para instruktur berpengalaman dari Konsorsium Trauma Indonesia, yaitu dr. Suwardi, Sp.B., Subsp.Ped(K), dr. Haryo Aribowo, Sp.B., Sp.BTKV(K), dr. Rubiyanto, Sp.B., Subsp.BD(K), Dr. dr. Arie Ibrahim, Sp.BS(K) Ped, dr. Trisula Utomo, Sp.U(K), dr. Sigit Jatmika, Sp.B, dan dr. Fridayati Dewi, Sp.B. Beragam materi strategis diberikan kepada peserta, mulai dari Initial Assessment, Primary dan Secondary Survey, pengendalian perdarahan masif (Control of Exsanguinating Hemorrhage), manajemen jalan napas (Airway), pernapasan (Breathing), sirkulasi dan resusitasi cairan (Circulation and Volume Resuscitation), Exposure and Environmental Threat, penanganan trauma muskuloskeletal, trauma kepala, trauma tulang belakang, trauma bakar (Thermal Injury), trauma pada anak, lansia, ibu hamil, hingga proses Transfer to Definitive Care. Peserta juga mengikuti rotasi skill station yang melatih keterampilan penanganan jalan napas, pernapasan, sirkulasi, asesmen awal pasien trauma, disability, adjuncts, komunikasi, serta disaster triage.

Penyelenggaraan Workshop ATLS merupakan bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pengembangan kompetensi tenaga medis. Seiring meningkatnya kompleksitas kasus trauma akibat kecelakaan maupun bencana, tenaga medis dituntut memiliki kemampuan yang terstandarisasi agar mampu mengambil keputusan klinis secara cepat dan tepat demi menyelamatkan nyawa pasien.

Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan sekaligus institusi pendidikan yang aktif mengembangkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari, sehingga kualitas pelayanan kegawatdaruratan trauma semakin optimal serta memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan kesembuhan pasien. Humas RSPAU

selamat Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan

Segenap Civitas Hospitalia RSPAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan.

Selama 58 tahun, BPJS Kesehatan telah menjadi bagian penting dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia melalui semangat gotong royong dan akses layanan kesehatan yang semakin luas, mudah, serta berkualitas.

Sebagai mitra pelayanan kesehatan, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Prestasi Membanggakan , Dokter RSPAU Raih Juara 3 E-Poster Pada Bali Psikiatri Terkini ( BATIK ) Ke 7

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tenaga kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito Yogyakarta. dr. Sarah Kalis Salita, Dokter Jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), berhasil mengharumkan nama rumah sakit dengan meraih Juara 3 E-Poster Presentation pada Bali Psikiatri Terkini (BATIK) ke-7, yang diselenggarakan bersamaan dengan 5th International Conference on Cultural & Spiritual Psychiatry (ICOSPI) pada 9–11 Juli 2026 di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali.

Konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini diikuti oleh peserta dari berbagai fakultas kedokteran, rumah sakit, serta institusi pelayanan kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi kesehatan untuk berbagi hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan terbaru di bidang psikiatri.

Pada kesempatan tersebut, dr. Sarah tidak hanya tampil sebagai presenter oral dengan membawakan materi berjudul "Problematic Smartphone Use and Suicidality in Adolescents and Young Adults", tetapi juga berhasil meraih Juara 3 E-Poster Presentation melalui karya ilmiah berjudul "Delirium sebagai Kegagalan Integrasi Otak-Tubuh: Implikasi bagi Pelayanan Medis Akut dan Psikiatri Konsultasi-Liaison."

E-poster tersebut mengangkat delirium sebagai gangguan neuropsikiatri akut yang mencerminkan kegagalan integrasi fungsi otak dan tubuh. Melalui pendekatan Consultation-Liaison Psychiatry (CLP), karya ini menekankan pentingnya deteksi dini, penatalaksanaan multidisiplin, serta kolaborasi antarprofesi dalam meningkatkan luaran klinis pasien di rumah sakit umum.

Keunggulan e-poster ini terletak pada penyajian konsep yang inovatif dengan memandang delirium sebagai manifestasi gangguan integrasi otak dan tubuh. Materi disusun secara ringkas, sistematis, berbasis bukti ilmiah terkini, serta didukung visual yang informatif sehingga mudah dipahami dan memiliki relevansi tinggi terhadap praktik pelayanan medis akut maupun psikiatri konsultasi-liaison.

Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui karya-karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Humas RSPAU

Jelang Penilaian Akreditasi, RSPAU Tingkatkan Kesiapsiagaan SDM Melalui Refreshing Penggunaan Hydrant Kebakaran

Dalam rangka memperkuat budaya keselamatan serta memastikan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia menghadapi kondisi kedaruratan, Tim Kesling dan K3 RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan Sosialisasi dan Refreshing Penggunaan Hydrant Kebakaran bagi seluruh anggota RSPAU dr. S. Hardjolukito.(10/7/26).

Kegiatan yang dilaksanakan seusai apel pagi di halaman Gedung Poli Bedah Terpadu ini diikuti oleh seluruh anggota RSPAU dan diselenggarakan bekerja sama dengan Hasamindo Fire Redkar Sleman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan personel dalam menghadapi potensi kebakaran melalui pemanfaatan sistem hydrant secara cepat, tepat, dan aman.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pembaruan materi mengenai sistem proteksi kebakaran di lingkungan rumah sakit, pengenalan fungsi dan komponen hydrant, prosedur tanggap darurat kebakaran, hingga demonstrasi penggunaan hydrant sesuai standar operasional. Antusiasme peserta menunjukkan komitmen seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan siap menghadapi berbagai situasi darurat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Kesling dan K3 Rumah Sakit yang berorientasi pada penguatan budaya keselamatan (safety culture). Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dengan aktivitas yang kompleks, kesiapsiagaan seluruh personel menjadi faktor penting dalam melindungi pasien, pengunjung, tenaga kesehatan, serta aset rumah sakit apabila terjadi kondisi kedaruratan.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kesiapan RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam menghadapi penilaian Akreditasi Rumah Sakit. Pemenuhan standar akreditasi tidak hanya berfokus pada mutu pelayanan klinis, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dalam manajemen risiko, keselamatan fasilitas, dan kemampuan seluruh personel dalam merespons keadaan darurat secara efektif.

Melalui sosialisasi dan refreshing penggunaan hydrant ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan komitmennya untuk terus membangun rumah sakit yang tangguh, aman, dan berbudaya keselamatan, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien sesuai standar akreditasi. Humas RSPAU

Peringati Hari Bakti TNI AU ke -79, RSPAU Berkolaborasi Dengan Dinas P3APPKB BKKBN Kabupaten Bantul Gelar Bakti Sosial MOW

Dalam semangat Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Dinas P3APPKB Kabupaten Bantul menyelenggarakan Bakti Sosial Metode Operasi Wanita (MOW) di Gedung Poli Bedah Terpadu RSPAU, Sabtu (11/7/26). Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Udara bersama para pemangku kepentingan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat, khususnya peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pelayanan kontrasepsi mantap wanita yang aman, berkualitas, dan dilaksanakan oleh tim medis profesional sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Kegiatan dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., serta dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3APPKB Kabupaten Bantul dr. Suprabandari beserta tim pelayanan KB, Kolonel (Purn.) dr. Frits M. Rumintjap, Sp.OG., Subspes. Obsginsos., MARS beserta tim dokter operator MOW, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Ketua PIA Ardhya Garini Ranting 01-12 RSPAU dr. S. Hardjolukito Gabungan Mabesau, para pejabat RSPAU, serta seluruh peserta bakti sosial.

Pelaksanaan bakti sosial melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anestesi, perawat, bidan, serta tenaga kesehatan RSPAU yang bekerja secara terpadu dalam memberikan pelayanan MOW sesuai standar keselamatan pasien. Sebelum tindakan dilakukan, sebanyak 21 peserta menjalani proses registrasi, skrining, pemeriksaan kesehatan, dan konsultasi medis guna memastikan setiap tindakan dilaksanakan secara aman, tepat, dan sesuai indikasi medis.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menyampaikan bahwa penyelenggaraan bakti sosial MOW merupakan wujud sinergi antara TNI Angkatan Udara melalui RSPAU dr. S. Hardjolukito dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bakti TNI AU menjadi pengingat bahwa pengabdian TNI AU tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan udara, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan yang profesional guna mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Bakti sosial ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 yang mencerminkan komitmen TNI AU untuk terus hadir bersama rakyat. Melalui kolaborasi lintas sektor dan pelayanan kesehatan yang profesional, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang memberikan pelayanan prima, humanis, dan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan serta mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih sehat dan tangguh. Humas RSPAU



Talkshow Obrolan Pagi bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito

Cedera saat berolahraga sering dianggap sepele. Padahal, penanganan yang tepat sejak awal sangat menentukan proses penyembuhan dan mencegah cedera menjadi lebih serius. Salah satu langkah penting adalah memilih pemeriksaan penunjang yang sesuai, mulai dari rontgen, USG, CT Scan, hingga MRI. Lalu, kapan masing-masing pemeriksaan tersebut diperlukan?

Yuk, awali pagi Sobat Hardjo dengan menambah wawasan kesehatan melalui Talkshow Obrolan Pagi bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito. Dapatkan penjelasan langsung dari ahlinya mengenai jenis-jenis pemeriksaan radiologi pada cedera olahraga, keunggulan masing-masing metode, serta bagaimana pemeriksaan yang tepat dapat membantu diagnosis dan mempercepat penanganan.

Bersama:
dr. Caecilia Setianingasih, Sp.Rad., M.Sc.
Dokter Spesialis Radiologi RSPAU dr. S. Hardjolukito

Rabu, 15 Juli 2026
Pukul 10.00–11.00 WIB
Live di RBTV Jogja

Jangan lewatkan kesempatan untuk memperoleh informasi kesehatan yang bermanfaat, terutama bagi Sobat Hardjo yang aktif berolahraga, atlet, maupun masyarakat umum. Karena diagnosis yang tepat adalah langkah awal menuju pemulihan yang optimal.

 Info Layanan Kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito
+62 811 2280 8888 (Customer Service)

Sambut Hari BAkti TNI-AU ke 79, RSPU Wujudkan Kepedulian Melalui Sunatan Massal Gratis Bagi Anak-Anak

Tawa ceria anak-anak berpadu dengan senyum lega para orang tua mewarnai pelaksanaan Bakti Sosial Sunatan Massal yang diselenggarakan RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, Rabu (8/7/26). Mengusung tema "Bakti TNI AU untuk Indonesia Maju", kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Udara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermanfaat sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Siaga Bencana RSPAU dr. S. Hardjolukito tersebut dihadiri oleh Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, pejabat RSPAU dr. S. Hardjolukito, perwakilan Dinas Teritorial Lanud Adisutjipto, perwakilan dari Yon Arhanud 21 Pasgat para, orang tua peserta, serta 22 peserta sunatan massal dari berbagai wilayah di DIY dan sekitarnya.. Sejak pagi, suasana hangat dan penuh kekeluargaan telah terasa saat para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan didampingi tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan terbaik.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menyampaikan bahwa Hari Bakti TNI Angkatan Udara merupakan momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, melalui berbagai kegiatan sosial, TNI AU terus berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui pelaksanaan sunatan massal ini.

Lebih dari sekadar layanan kesehatan, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga. Pelaksanaan yang bertepatan dengan masa liburan sekolah juga diharapkan memberikan waktu pemulihan yang optimal sehingga para peserta dapat kembali beraktivitas dengan nyaman saat memasuki tahun ajaran baru.

Seluruh proses tindakan dilakukan oleh dokter dan tenaga kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito dengan mengedepankan aspek keselamatan pasien, kenyamanan, serta pendekatan yang ramah anak. Pendampingan yang hangat dari para tenaga kesehatan turut membantu menciptakan rasa aman sehingga anak-anak dapat menjalani proses sunat dengan lebih tenang.
Kepercayaan masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini menjadi motivasi bagi RSPAU dr. S. Hardjolukito untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan humanis. Melalui kegiatan bakti sosial seperti ini, RSPAU berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah pengabdian TNI Angkatan Udara, tetapi juga mempertegas komitmen Humanis TNI AU yang diwujudkan melalui aksi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial seperti sunatan massal, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh kepedulian, sebagai bagian dari pengabdian TNI AU kepada bangsa dan negara. Humas RSPAU



Regenerasi Kepemimpinan Perkuat Budaya Intergritas, RSPAU Gelar Sertijab Kabidum dan Penyerahan Jabatan Ka Komed

RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bidang Umum (Kabidum) sekaligus Penyerahan Jabatan Kepala Komite Medik di Ruang Diklat RSPAU, Kamis (9/7/26). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat sejalan dengan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan RSPAU.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan bahwa serah terima dan penyerahan jabatan merupakan dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pergantian jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi merupakan amanah untuk menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap unit kerja mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan rumah sakit.

Pada kesempatan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kolonel Kes Ariyanto, S.Gz. atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Umum. Berbagai kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional dan pelayanan di RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Ucapan selamat juga disampaikan kepada Letkol Kes Anang Yulianto, A.Mk., M.M. yang menerima amanah sebagai Kepala Bidang Umum. Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman dan kompetensi yang dimiliki akan mampu melanjutkan bahkan meningkatkan berbagai capaian yang telah dirintis sebelumnya. Selain itu, ucapan selamat turut diberikan kepada Kolonel Kes dr. Susilo yang menerima amanah sebagai Kepala Komite Medik, dengan harapan semakin memperkuat peran Komite Medik dalam menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Lebih lanjut, Beliau mengingatkan bahwa setiap pejabat yang menerima amanah baru harus memahami secara menyeluruh tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang diemban. Pemahaman tersebut harus diwujudkan melalui implementasi nyata, pengawasan yang efektif, evaluasi berkelanjutan, serta kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh sumber daya organisasi. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak cukup hanya menerima laporan, tetapi juga harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar serta mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi

Penguatan kepemimpinan melalui regenerasi jabatan ini diharapkan semakin memperkokoh budaya kerja yang profesional, adaptif, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito. Semangat tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan sekaligus mengakselerasi implementasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola yang transparan, serta budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Humas RSPAU

Bangun Tata Kelola Berkelas, RSPAU Optimalkan Peran Komite Etik dan Hukum Dalam Pelayanan dan Penelitian

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, dan dinamika regulasi yang semakin kompleks, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi dan kepatuhan hukum. Menjawab tantangan tersebut, RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Seminar Optimalisasi Peran Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit dalam Penguatan Tata Kelola Rumah Sakit pada Pelayanan dan Penelitian Kesehatan, Rabu (8/7/26).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Garuda Satu RSPAU ini diikuti civitas hospitalia RSPAU dr. S. Hardjolukito, baik tenaga kesehatan dari berbagai profesi di lingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito dan khususnya anggota Komite Etik dan Hukum RSPAU. Seminar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang etik dan hukum kesehatan, yakni Dr. drg. Edi Sumarwanto, M.M., M.H.Kes. dan drg. Nunuk Purwanti, M.Kes., Ph.D.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, serta dinamika regulasi menuntut rumah sakit untuk terus beradaptasi. Menurutnya, aspek etik dan hukum tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan klinis maupun manajerial. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pelayanan sehari-hari guna meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.

Pada sesi pertama, Dr. drg. Edi Sumarwanto, M.M., M.H.Kes. menyampaikan materi "Optimalisasi Peran Komite Etik dan Hukum dalam Pelayanan Rumah Sakit". Dalam paparannya dijelaskan bahwa Komite Etik dan Hukum memiliki peran strategis sebagai mitra manajemen dalam memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai prinsip etik profesi, ketentuan hukum, serta tata kelola rumah sakit yang baik. Beliau juga menekankan pentingnya membangun budaya integritas, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi sebagai landasan pelayanan kesehatan yang profesional serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.

Selanjutnya, drg. Nunuk Purwanti, M.Kes., Ph.D. menyampaikan materi "Etika Penelitian Dasar" yang mengulas prinsip-prinsip etik dalam penelitian kesehatan, mulai dari penghormatan terhadap hak subjek penelitian, integritas ilmiah, hingga pentingnya telaah etik sebelum penelitian dilaksanakan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penyelenggaraan penelitian yang bertanggung jawab, transparan, dan sesuai kaidah etik guna menghasilkan inovasi yang bermanfaat tanpa mengabaikan perlindungan terhadap subjek penelitian.


Melalui seminar ini, peserta tidak hanya memperoleh penguatan wawasan mengenai aspek etik dan hukum dalam pelayanan maupun penelitian kesehatan, tetapi juga mendapatkan kesempatan berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Kegiatan ini diharapkan mampu menyamakan persepsi seluruh tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip etik, kepatuhan hukum, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab di lingkungan rumah sakit.


Melalui penyelenggaraan seminar ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap etika dan hukum dalam setiap aspek pelayanan maupun penelitian kesehatan. Komitmen tersebut menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan Good Hospital Governance sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dengan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Humas RSPAU

Sinergi RSPAU dan Dewan Pengawas Laksanakan Rapat Evaluasi Mutu dan Manajemen Resiko Sebagai Wujud Menjaga Tatakelola BLU

RSPAU dr. S. Hardjolukito menyelenggarakan Rapat Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) terkait Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di Ruang Garuda Satu RSPAU, Senin (6/7/26). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program peningkatan mutu sekaligus memperkuat tata kelola rumah sakit yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Agenda rapat dihadiri secara daring oleh Ketua Dewas Kasau yang diwakili oleh Kapuskesau Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., Irjen Kemhan RI Letjen TNI Rui Duarte, Kepala KPPN Surabaya II Hari Winarno, S.E., M.M., serta dihadiri secara langsung oleh Kepala KPPN Yogyakarta Arvi Risnawati, S.E., Ak.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dewan Pengawas yang senantiasa memberikan dukungan, arahan, dan masukan dalam mengawal penyelenggaraan layanan rumah sakit. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Dewan Pengawas dan manajemen merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan, memperkuat akuntabilitas pengelolaan BLU, serta memastikan setiap proses pelayanan berorientasi pada keselamatan pasien.

Pada kesempatan tersebut, Komite Mutu memaparkan hasil pelaksanaan Program Peningkatan Mutu Triwulan I Tahun 2026 yang mencakup berbagai indikator mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta langkah-langkah perbaikan berkelanjutan yang diperlukan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Berbagai masukan dan rekomendasi dari Dewan Pengawas diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyempurnaan sistem pelayanan maupun tata kelola rumah sakit. Evaluasi yang dilakukan secara berkala merupakan wujud komitmen RSPAU untuk terus membangun budaya mutu, meningkatkan profesionalisme pelayanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui layanan kesehatan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien. Kegiatan Rapat Dewas ini, dilanjutkan dengan anggota Dewas BLU Kepala KPPN Yogyakarta mengadakan kunjungan kerja ke Pusat Pelayanan Bibir Sumbing (Cleft Center) sebagai pelayanan baru di RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Sejalan dengan semangat transformasi organisasi, penguatan mutu pelayanan dan tata kelola yang dibahas dalam rapat ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam membangun budaya integritas di lingkungan rumah sakit. Melalui evaluasi yang objektif, pengawasan yang konsisten, serta perbaikan berkesinambungan, RSPAU terus memperkuat fondasi pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai implementasi nilai-nilai Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Humas RSPAU